Tabel perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil beserta contoh gambarnya
Perbedaan Monokotil dan Dikotil dibuat Lengkap disertai Gambar - Sebelum masuk ke pembahasan tentang perbedaan monokotil dan dikotil alangkah baiknya terlebih dahulu memahami dan mengerti tentang monokotil dan dikotil. Berikut penjelasan tentang monokotil dan dikotil lengkap beserta dengan perbedaannya
Monokotil merupakan tumbuhan dengan biji tunggal atau mono. Karakter dari tumbuhan monokotil yang dapat dilihat antara lain memiliki akar berbentuk serabut, tulang daun tanaman monokotil berbentuk sejajar, daunnya saling bersilangan, kelopak bunga tumbuhan monokotil rata-rata berjumlah tiga atau kelipatannya.
Tumbuhan monokotil dalam sistem pengelompokan makhluk hidup atau yang disebut dengan sistem taksonomi dikelompokkan menjadi 3 yaitu Monocolyledodeae, Liliopsoda, Liliidae. Ciri-ciri dari tumbuhan monokotil antara lain yaitu :
Tumbuhan monokotil berbiji tunggal yang artinya tumbuhan tidak mengalami pembelahan saat proses pertumbuhan. Tumbuhan berbiji satu identik juga memiliki satu daun lembaga
Salah satu yang membedakan tumbuhan monokotil dengan yang lainnya yaitu bentuk batang yang tidak bercabang dan tentunya dapat dilihat dengan mata telanjang
Bentuk dari daun tumbuhan monokotil melengkung dan tulang daunnya sejajar
Akar dari tumbuhan monokotil serabut yang artinya pertumbuhan akar tidak membesar melainkan bercabang dan bertambah banyak
Batang monokotil tidak memiliki kambium yang membuat batang tumbuhan monokotil beruas-ruas
Artinya setiap bunga pada tumbuhan monokotil jumlah kelopaknya hanya tiga atau kelipatannya yaitu 6 dan 9 kelopak.
Beberapa tumbuhan monokotil yang sering dijumpai :
Pohon singkong merupakan tumbuhan monokotil yang sedikit untuk dimana akar serabutnya membesar dan membentuk sebuah singkong. Daun singkong memiliki daun sejajar dan Batang yang berupa. Tanaman singkong merupakan tumbuhan monokotil yang sering dijumpai dan banyak dikonsumsi mulai dari ubi hingga daunnya.
Pohon kelapa termasuk tumbuhan monokotil karena memiliki akar serabut, batang beruas-ruas dan juga daun yang melengkung dengan tulang daun memanjang. Pohon Kelapa termasuk dalam jenis tanaman palem seperti sawit.
Merupakan tumbuhan monokotil yang secara struktur terlihat jelas bahwa tanaman pisang memiliki akar serabut, batang beruas-ruas dan tulang daun sejajar.
Dari segi penampakan sudah terlihat jelas bahwa tumbuhan ini menjadi bagian dari monokotil. Di Indonesia jagung dapat dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi.
Tanaman anggrek memiliki bunga cantik dan kelopaknya pasti kelipatan dari tiga salah satu ciri dari tumbuhan monokotil. Tanaman anggrek juga memiliki cara hidup yang sedikit berbeda yaitu dengan menempel pada tumbuhan lainnya.
Jahe merupakan tumbuhan monokotil yang banyak digunakan sebagai bahan baku jamu dan minuman penghangat badan.
Padi merupakan tanaman yang banyak ditanam di Indonesia dan merupakan makanan pokok di Indonesia. Secara penampilan padi sudah dapat ditebak bahwa tumbuhan ini termasuk dalam tumbuhan monokotil yang dimana akar dari tanaman padi berbentuk serabut dan daunnya sejajar.
Dikotil merupakan tumbuhan berbiji dua. Karakter dari tumbuhan dikotil yang dapat dilihat antara lain akar tunggang, tulang daun tumbuhan dikotil menyirip, kelopak bunga tumbuhan dikotil berjumlah dua, empat atau kelipatannya.
Dari tumbuhan dikotil antara lain :
Beberapa tumbuhan dikotil yang sering dijumpai :
Pohon karet tentu sudah tidak asing dan merupakan jenis tumbuhan dikotil yang pemanfaatannya dengan cara diambil getahnya. Tumbuhan atau pohon karet banyak tumbuh di dataran Indonesia terutama di wilayah Jawa dan Sumatera. Keunikan lain dari karet selain getahnya yaitu tumbuhan ini termasuk kedalam spesies tumbuhan yang tingkat pertumbuhan atau perkembangannya sangatlah cepat.
Tomat merupakan salah satu tanaman dikotil yang sering ditanam di Indonesia dan sering juga untuk dikonsumsi. Manfaat dari buah tomat sangat beragam mulai dari bahan masakan hingga manfaat untuk kesehatan seperti menyehatkan jantung. Tomat memiliki akar gantung yang menjadikannya sebagai tumbuhan dikotil. Pertumbuhan tumbuhan tomat juga tergolong sangat cepat dan juga mudah untuk ditanam
Merupakan tumbuhan buah yang termasuk kedalam kategori tumbuhan dikotil. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Indonesia terkhusus di daerah Jawa. Buah dari tanaman jambu biji berwarna dua yaitu merah dan putih dimana kulitnya akan berwarna kuning jika sudah matang. Selain buahnya biasanya daun dari pohon jambu biji sering digunakan untuk obat tradisional seperti obat diare.
Tanaman cengkeh banyak sekali ditemukan di dataran Indonesia dan pemanfaatan dari bunga cengkeh sudah umum di Indonesia. Tumbuhan dikotil ini memiliki proses pertumbuhan yang relatif cepat hampir sama seperti pohon karet. Kegunaan dari bunga cengkeh sendiri sangat beragam dan banyak masyarakat yang menekuni bidang petani cengkeh.
Cabai merupakan salah satu tumbuhan dikotil yang banyak sekali tumbuh bahkan setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tanaman cabai daun yang menyirip dan juga akar tunggang yang membuatnya masuk kedalam tumbuhan dikotil. Tentu sudah tidak asing lagi bahwa cabai sering dikonsumsi mentah sebagai bahan masakan maupun dikonsumsi dengan cara lain.
Kentang merupakan tumbuhan jenis dikotil yang umum dikonsumsi oleh negara barat atau Eropa sebagai makanan pokok. Di Indonesia sendiri kentang bukanlah makanan pokok namun walaupun begitu kentang juga tetap banyak dikonsumsi sebagai bahan makanan pelengkap. Kentang merupakan ubi yang rendah lemak maka dari itu sering dijadikan sebagai camilan.
Dari penjelasan tentang monokotil dan dikotil diatas dapat disimpulkan bahwa monokotil dan dikotil memiliki banyak perbedaan dilihat dari beberapa sisi. Berikut beberapa perbedaan antara keduanya menurut beberapa kategori.
Monokotil
Monokotil merupakan tumbuhan dengan biji tunggal atau mono. Karakter dari tumbuhan monokotil yang dapat dilihat antara lain memiliki akar berbentuk serabut, tulang daun tanaman monokotil berbentuk sejajar, daunnya saling bersilangan, kelopak bunga tumbuhan monokotil rata-rata berjumlah tiga atau kelipatannya.
Ciri ciri
Tumbuhan monokotil dalam sistem pengelompokan makhluk hidup atau yang disebut dengan sistem taksonomi dikelompokkan menjadi 3 yaitu Monocolyledodeae, Liliopsoda, Liliidae. Ciri-ciri dari tumbuhan monokotil antara lain yaitu :
- Berbiji tunggal
Tumbuhan monokotil berbiji tunggal yang artinya tumbuhan tidak mengalami pembelahan saat proses pertumbuhan. Tumbuhan berbiji satu identik juga memiliki satu daun lembaga
- Batang dari tumbuhan monokotil tidak bercabang
Salah satu yang membedakan tumbuhan monokotil dengan yang lainnya yaitu bentuk batang yang tidak bercabang dan tentunya dapat dilihat dengan mata telanjang
- Bentuk tulang daun tumbuhan monokotil sejajar
Bentuk dari daun tumbuhan monokotil melengkung dan tulang daunnya sejajar
- Akar tumbuhan monokotil berupa serabut
Akar dari tumbuhan monokotil serabut yang artinya pertumbuhan akar tidak membesar melainkan bercabang dan bertambah banyak
- Batang tumbuhan monokotil tidak berkambium
Batang monokotil tidak memiliki kambium yang membuat batang tumbuhan monokotil beruas-ruas
- Jumlah kelopak bunga tumbuhan monokotil berjumlah tiga atau kelipatannya
Artinya setiap bunga pada tumbuhan monokotil jumlah kelopaknya hanya tiga atau kelipatannya yaitu 6 dan 9 kelopak.
Contoh
Beberapa tumbuhan monokotil yang sering dijumpai :
- Tanaman Singkong ( Manihot Utilissima )
Pohon singkong merupakan tumbuhan monokotil yang sedikit untuk dimana akar serabutnya membesar dan membentuk sebuah singkong. Daun singkong memiliki daun sejajar dan Batang yang berupa. Tanaman singkong merupakan tumbuhan monokotil yang sering dijumpai dan banyak dikonsumsi mulai dari ubi hingga daunnya.
- Pohon Kelapa ( Cocos Nucifera ).
Pohon kelapa termasuk tumbuhan monokotil karena memiliki akar serabut, batang beruas-ruas dan juga daun yang melengkung dengan tulang daun memanjang. Pohon Kelapa termasuk dalam jenis tanaman palem seperti sawit.
- Tumbuhan Pisang ( Musa Paradisiaca )
Merupakan tumbuhan monokotil yang secara struktur terlihat jelas bahwa tanaman pisang memiliki akar serabut, batang beruas-ruas dan tulang daun sejajar.
- Jagung ( Zea Mays sp )
Dari segi penampakan sudah terlihat jelas bahwa tumbuhan ini menjadi bagian dari monokotil. Di Indonesia jagung dapat dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi.
- Anggrek ( Orochidacae )
Tanaman anggrek memiliki bunga cantik dan kelopaknya pasti kelipatan dari tiga salah satu ciri dari tumbuhan monokotil. Tanaman anggrek juga memiliki cara hidup yang sedikit berbeda yaitu dengan menempel pada tumbuhan lainnya.
- Jahe ( Zingiber Officinale )
Jahe merupakan tumbuhan monokotil yang banyak digunakan sebagai bahan baku jamu dan minuman penghangat badan.
- Padi ( Oryza Sativa )
Padi merupakan tanaman yang banyak ditanam di Indonesia dan merupakan makanan pokok di Indonesia. Secara penampilan padi sudah dapat ditebak bahwa tumbuhan ini termasuk dalam tumbuhan monokotil yang dimana akar dari tanaman padi berbentuk serabut dan daunnya sejajar.
Dikotil
Dikotil merupakan tumbuhan berbiji dua. Karakter dari tumbuhan dikotil yang dapat dilihat antara lain akar tunggang, tulang daun tumbuhan dikotil menyirip, kelopak bunga tumbuhan dikotil berjumlah dua, empat atau kelipatannya.
Ciri-ciri umum
Dari tumbuhan dikotil antara lain :
- Tumbuhan dikotil memiliki warna bunga yang cenderung cerah dan jumlah kelopaknya terdiri dari dua, empat, lima atau kelipatannya
- Berbiji dua atau tumbuhan dikotil membelah biji menjadi dua
- Akar dikotil tunggang. Akar dari tumbuhan dikotil tunggang dan mampu berkembang menjadi besar
- Batang tumbuhan dikotil cenderung berkayu dan memiliki kambium yang dimana kambium tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dari akar tunggang milik tumbuhan dikotil
- Didalam Batang tumbuhan dikotil memiliki sistem ikatan pembuluh yang terdiri dari pembuluh kayu dan pembuluh ayak
- Bentuk tulang daun tumbuhan dikotil menyirip dan komponen daun tumbuhan dikotil tidak lengkap karena hanya memiliki tangkai, helai, daun.
Contoh
Beberapa tumbuhan dikotil yang sering dijumpai :
- Karet ( Hevea Brasiliensis )
Pohon karet tentu sudah tidak asing dan merupakan jenis tumbuhan dikotil yang pemanfaatannya dengan cara diambil getahnya. Tumbuhan atau pohon karet banyak tumbuh di dataran Indonesia terutama di wilayah Jawa dan Sumatera. Keunikan lain dari karet selain getahnya yaitu tumbuhan ini termasuk kedalam spesies tumbuhan yang tingkat pertumbuhan atau perkembangannya sangatlah cepat.
- Tomat ( Solanum Lycoperscium ) .
Tomat merupakan salah satu tanaman dikotil yang sering ditanam di Indonesia dan sering juga untuk dikonsumsi. Manfaat dari buah tomat sangat beragam mulai dari bahan masakan hingga manfaat untuk kesehatan seperti menyehatkan jantung. Tomat memiliki akar gantung yang menjadikannya sebagai tumbuhan dikotil. Pertumbuhan tumbuhan tomat juga tergolong sangat cepat dan juga mudah untuk ditanam
- Jambu Biji ( Psidium Guajava ).
Merupakan tumbuhan buah yang termasuk kedalam kategori tumbuhan dikotil. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Indonesia terkhusus di daerah Jawa. Buah dari tanaman jambu biji berwarna dua yaitu merah dan putih dimana kulitnya akan berwarna kuning jika sudah matang. Selain buahnya biasanya daun dari pohon jambu biji sering digunakan untuk obat tradisional seperti obat diare.
- Cengkeh ( Zyzgium Arumaticum ).
Tanaman cengkeh banyak sekali ditemukan di dataran Indonesia dan pemanfaatan dari bunga cengkeh sudah umum di Indonesia. Tumbuhan dikotil ini memiliki proses pertumbuhan yang relatif cepat hampir sama seperti pohon karet. Kegunaan dari bunga cengkeh sendiri sangat beragam dan banyak masyarakat yang menekuni bidang petani cengkeh.
- Cabai ( Capsium Annum ).
Cabai merupakan salah satu tumbuhan dikotil yang banyak sekali tumbuh bahkan setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tanaman cabai daun yang menyirip dan juga akar tunggang yang membuatnya masuk kedalam tumbuhan dikotil. Tentu sudah tidak asing lagi bahwa cabai sering dikonsumsi mentah sebagai bahan masakan maupun dikonsumsi dengan cara lain.
- Kentang.
Kentang merupakan tumbuhan jenis dikotil yang umum dikonsumsi oleh negara barat atau Eropa sebagai makanan pokok. Di Indonesia sendiri kentang bukanlah makanan pokok namun walaupun begitu kentang juga tetap banyak dikonsumsi sebagai bahan makanan pelengkap. Kentang merupakan ubi yang rendah lemak maka dari itu sering dijadikan sebagai camilan.
Tabel perbedaan monokotil dan dikotil
Dari penjelasan tentang monokotil dan dikotil diatas dapat disimpulkan bahwa monokotil dan dikotil memiliki banyak perbedaan dilihat dari beberapa sisi. Berikut beberapa perbedaan antara keduanya menurut beberapa kategori.
| Menurut Perbedaan | Monokotil | Dikotil |
| Biji | Biji tumbuhan monokotil mono atau berjumlah satu dan tidak membelah | Biji tumbuhan dikotil berjumlah dua dan melakukan pembelahan biji |
| Daun | Tulang daun sejajar, dan umumnya memanjang | Tulang daun menyirip, dan umumnya melebar |
| Batang | Batang tidak berkambium atau beruas-ruas dan tidak bercabang | Batang memiliki kambium dan bercabang |
| Kelopak Bunga | Kelopak bunga terdiri dari tiga atau kelipatannya | Kelopak bunga terdiri dari dua, empat, lima atau kelipatannya |
| Akar | Memiliki akar berbentuk serabut | Memiliki akar berbentuk tunggang |
| Berkas Pengangkut | Berkas pengangkut tumbuhan monokotil tersebar | Berkas pengangkut tumbuhan dikotil teratur |
