Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Sosiologi Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Secara Umum- Pernahkah kalian bertanya-tanya apa itu sosiologi? Secara umum sosiologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk sosial dan interaksinya dalam lingkungan masyarakat. Sosiologi mempelajari perilaku sosial antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

Manusia sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan bantuan orang lain agar dapat hidup dan memenuhi kebutuhannya. Oleh karena interaksi itu, terbentuklah hubungan sosial yang akan mempengaruhi perilaku manusia itu sendiri.

Pengertian sosiologi Menurut Para Ahli


Pengertian sosiologi secara umum di atas tentu dapat dirumuskan karena didasari pengertian-pengertian tentang sosiologi lain yang sebelumnya pernah dipaparkan oleh para ahli. Dari sekian banyak definisi yang ada, berikut beberapa definisinya:

1. Auguste Comte (1789-1853)

Auguste Comte mula-mula menggunakan kata sosiologi dalam tulisannya yang berjudulCours de Philosopie Positive (Positive Philosophy) tahun 1842. Sosiologi berasal dari Bahasa Latin, yaitu Socius dan Logos. Socius berarti teman, kawan, sahabat; sedangkan logos berarti ilmu pengetahuan. Jadi, sosiologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang bagaimana berteman, berkawan, bersahabat; atau suatu ilmu yang membicarakan tentang bagaimana bergaul dalam masyarakat. Dengan kata lain sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang masyarakat atau hidup bermasyarakat. Secara operasional, Auguste Comte menjelaskan bahwa sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan yang didasarakan pada kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh ilmu pengetahuan lain; dibentuk berdasar observasi dan tidak ada spekulasi-spekulasi mengenai keadaan masyarakat; hasilnya pun harus disusun secara sistematis.

2. Emile Durkheim (1858-1917)

Sosiologi adalah ilmu tentang lembaga-lembaga sosial, yang mengandung pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan yang sudah “tertera” yang sedikit banyak mampu menundukkan mayarakat.

3. Pitirim Sorokin

Sosiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik beraneka ragam gejala sosial, misal antara gejala ekonomi dan agama, keluarga dan moral, hukum dan ekonomi, dll.

4. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff

Sosiologi adalah penelitian ilmiah tentang interaksi sosial yang menghasilkan organisasi sosial sebagai buahnya.

5. J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

6. Alvin Bertrand
Sosiologi merupakan sebuah studi tentang hubungan antar manusia (human relationship).

7. P. J. Bouwman
Sosiologi adalah ilmu masyarakat secara umum.

8. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur dan proses sosial, termasuk di dalamnya perubahan-perubahan sosial.

9. Roucek dan Warren
Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

10. Hassan Shadily
Sosiologi mempelajari tentang hidup bersama dalam mayarakat dan menyelidiki ikatan-ikatan antar manusia dengan mencoba mengerti sifat dan maksud hidup bersama, cara terbentuk, tumbuh, dan perubahannya.

11. Mayor Polak
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat secara menyeluruh, yaitu hubungan antara manusia satu dengan yang lain, manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok (baik kelompok formal maupun informal; kelompok statis maupun dinamis).

12. Max Weber
Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang berusaha memahami tindakan-tindakan sosial.

13. Paul B. Horton
Sosiologi merupakan ilmu yang mengkaji kehidupan kelompok dan produk dari kehidupan kelompok tersebut.

14. Soerjono Soekanto
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang sifatnya umum dan berusaha mendapat pola-pola umum dalam kehidupan masyarakat itu.

15. William Kornblum
Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya yang akan membagi masyarakat yang bersangkutan ke dalam berbagai kelompok dan kondisi.

16. Allan Johnson
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama yang berkaitan dengan suatu sistem sosial dan bagaimana suatu sistem dapat mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya dapat mempengaruhi sistem tersebut.

Dari beberapa pengertian sosiologi di atas, ada dua hal penting yang harus diperhatikan untuk lebih memahami sosiologi, yaitu : masyarakat sebagai keseluruhan dan masyarakat sebagai jaringan antar hubungan sosial. Di sinilah sosiologi berperan untuk menggali, menganalisa, dan memahami jaringan-jaringan antar hubungan itu.

Ciri-Ciri Sosiologi


Sosiologi memiliki beberapa ciri yang dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Termasuk dalam kelompok ilmu sosial karena mempelajari peristiwa atau gejala sosial.

  2. Bersifat kategoris (deskriptif), tidak normatif, artinya membicarakan objek apa adanya sesuai yang tampak di lapangan.

  3. Termasuk ilmu murni, maksudnya tujuan penelitian ilmu ini semata-mata dilakukan demi perkembangan ilmu itu sendiri, bukan untuk kehidupan praktis.

  4. Bersifat generalis (nometetis), maksudnya sosiologi meneliti prinsip-prinsip umum hubungan manusia, bukan ideografis yang meneliti secara khusus peristiwa demi peristiwa.

  5. Bersifat abstrak

  6. Bersifat rasional sekaligus empiris, maksudnya berlandasakan pada pemikiran logika sekaligus fakta yang ada di masyarakat.

  7. Merupakan ilmu umum, maksudnya mempelajari gejala umum yang ada di setiap interaksi manusia.


Objek Sosiologi


Objek sosiologi dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

  1. Objek Material


Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial, gejala-gejala, dan proses dalam hubungan sosial antar manusia yang berpengaruh  pada kesatuan hidup manusi itu sendiri.

  1. Objek FormalObjek formal sosiologi adalah hubungan antar manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Objek formal lebih menekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.


Pokok-Pokok Bahasan Sosiologi


Sosiologi memiliki beberapa pokok bahasan utama, diantaranya :

1. Fakta Sosial
Fakta sosial merupakan cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa serta mengendalikan individu tersebut. Contoh: di sekolah, seorang murid harus datang tepat waktu, mengenakan seragam, dan menghormati guru. Kewajiban-kewajiban tersebut dituangkan dalam sebuah aturan yang apabila dilanggar, murid tersebut akan mendapatkan sanksi. Contoh di atas menunjukkan adanya cara berpikir, bertindak, dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah) yang sifatnya memaksa dan mengendalikan individu tersebut (murid).

2. Tindakan Sosial
Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan juga perilaku orang lain. Contoh: merangkai bunga untuk kesenangan pribadi bukanlah tindakan sosial, tapi merangkai bunga untuk diikutsertakan dalam lomba sehingga menarik perhatian orang lain, merupakan tindakan sosial.

3. Khayalan Sosiologis
Khayalan sosiologis diperlukan untuk memahami apa yang terjadi di mayarakat dan di dalam diri manusia. Alat yang digunakan untuk melakukan khayalan sosiologis adalah troubles dan issues. Troubles adalah permasalahan individu yang dapat mengancam nilai-nilai pribadi. Sedang issues adahal hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. Contoh: jika suatu daerah hanya memiliki 1 orang penggangguran, maka ini adalah trouble. Pemecahan dari masalah individu ini dapat dilakukan lewat peningkatan keterampilan pribadi. Tapi jika di suatu daerah ada 10 juta penduduk yang menganggur dari 15 juta jiwa yang ada, maka kondisi ini termasuk dalam issue yang cara pemecahannya membutuhkan kajian lebih luas dan mendalam.

4. Realitas Sosial
Seorang sosiolog dituntut untuk menyingkap suatu realita yang terjadi di masyarakat. Syaratnya, sosiolog harus mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan mengendalikan berbagai prasangka pribadi untuk menghindari penilaian normatif.
Demikianlah sedikit uraian mengenai pengertian sosiologi secara umum maupun menurut para ahli, serta beberapa poin penting yang dikaji dalam ilmu sosiologi. Semoga uraian ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

 
close