Apa Perbedaan Nabi dan Rasul ? Ini penjelasannya
Apa Perbedaan Nabi dan Rasul? Sebelum masuk pada pembahasan mengenai perbedaan nabi dan rasul, mari lebih mengenal terlebih dahulu pengertian dan sifat-sifat dari nabi dan rasul. Berikut pengertian lengkap mengenai nabi dan rasul beserta perbedaannya.
Nabi
Nabi merupakan seseorang yang diutus dan diberi wahyu oleh Allah SWT namun tidak wajib menyampaikan wahyu tersebut kepada orang banyak atau kepada umatnya. Jumlah dari nabi sendiri diperkirakan mencapai 125.000 nabi yang secara keseluruhan akan sulit untuk di hafalkan. Namun didalam Al-Quran hanya terdapat 25 nabi dan rasul saja yang wajib di ketahui dan diimani. Seorang nabi mempunyai beberapa ciri-ciri khusus yaitu merupakan seorang pria atau laki-laki, nabi diutus oleh Allah kepada kaum yang sudah beriman yang artinya nabi bertugas untuk menjaga dan meneruskan syariat dari rasul sebelumnya yang dimana tugas rasul yaitu menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada suatu umat. Seorang rasul dikatakan juga seorang nabi namun seorang nabi belum tentu seorang rasul. Nabi pertama yang wajib dipercayai oleh umat muslim adalah nabi Adam as dan nabi terakhir sekaligus rasul terakhir yaitu Nabi Muhammad S.A.W.
Dalam Q.S Al Ahzab ayat 45 yang berbunyi : “ Hai nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Dari kutipan ayat Al-Quran tersebut bisa diartikan bahwa nabi merupakan urusan Allah yang membawa kabar gembira kepada suatu kaum dan mengajarkan syariat dari rasul sebelumnya.
Rasul
Rasul merupakan seseorang yang diutus dan diberi wahyu oleh Allah SWT untuk disampaikan kepada orang banyak atau umatnya. Kata rasul diambil dari bahasa Arab yaitu Irsal yang berarti membimbing. Bisa diartikan bahwa tugas dari rasul yaitu membimbing umatnya kejalan yang benar dengan mengajarkan dan mentauhidkan Allah serta menyampaikan wahyu dan menyebarkannya kepada seluruh umatnya. Allah mengutus rasul untuk menyampaikan syariat baru kepada umatnya dan juga mengutus seorang rasul kepada kaum kafir atau kaum yang belum beriman. Rasul mendapatkan wahyu dari Allah melalui mimpi dan juga melalui para malaikat secara langsung yang dimana Allah menyampaikan wahyu-Nya kepada seorang rasul melalui para malaikat utusan-Nya. Rasul merupakan seorang nabi pula yang artinya berbalik dari seorang nabi yang dimana seorang nabi belum tentu seorang rasul dan seorang rasul sudah pasti seorang nabi. Rasul pertama yang diutus Allah ialah Nabi Nuh as dan rasul terakhir sekaligus rasul umat Islam ialah Nabi Muhammad S.A.W. seperti dijelaskan pada Q.S Al Ahzab ayat 40 yang berbunyi : “ Muhammad itu sekali-kali bapak dari seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi, dan Allah maha mengetahui segala sesuatu “.
Rasul mempunyai sifat-sifat seperti berikut :
- Sifat Wajib
Sifat wajib yang dimiliki seorang rasul yaitu Siddiq artinya jujur, amanah artinya dapat dipercaya, tabligh artinya menyampaikan wahyu Allah, dan Fathonah yang artinya cerdas, pintar.
- Sifat Jaiz
Merupakan sifat dari seorang rasul yang menunjukkan bahwa seorang rasul juga merupakan seorang manusia contoh : rasul juga dapat merasakan sakit, lapar, membutuhkan keluarga dan juga tempat untuk tinggal.
- Sifat Muhal
Sifat muhal merupakan sifat yang tidak ada atau mustahil ada pada seorang rasul seperti khiyanat yang berarti tidak dapat dipercaya, kidzib yang berarti berbohong, baladah yang berarti bodoh, dan kitman yang artinya menyembunyikan sesuatu.
Dari jumlah nabi yang mencapai 125.000 dan jumlah rasul 313, hanya 25 nabi dan rasul saja yang wajib untuk diimani dan diketahui. Dari 25 nabi dan rasul 5 diantaranya merupakan rasul ulul azmi atau rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dan tidak semua nabi dan rasul memiliki nya. Berikut 25 nama nabi dan rasul beserta rasul ulul azmi.
- Nabi Adam A.S
- Nabi Idris A.S
- Nabi Nuh A.S
- Nabi Hud A.S
- Nabi Saleh A.S
- Nabi Ibrahim A.S
- Nabi Luth A.S
- Nabi Ismail A.S
- Nabi Ishaq A.S
- Nabi Yakub A.S
- Nabi Yusuf A.S
- Nabi Ayub A.S
- Nabi Zulkifli A.S
- Nabi Syuaib A.S
- Nabi Musa A.S
- Nabi Harun A.S
- Nabi Daud A.S
- Nabi Sulaiman A.S
- Nabi Ilyas A.S
- Nabi Ilyasa A.S
- Nabi Yunus A.S
- Nabi Zakaria A.S
- Nabi Yahya A.S
- Nabi Isa A.S
- Nabi Muhammad S.A.W
Rasul Ulul Azmi :
- Nabi Nuh A.S
- Nabi Ibrahim A.S
- Nabi Musa A.S
- Nabi Isa A.S
- Nabi Muhammad S.A.W
Beberapa fungsi iman kepada rasul diantaranya yaitu :
- Perantara dalam memperoleh ajaran yang benar dari wahyu Allah SWT
- Langkah pendalaman ajaran Allah
- Langkah untuk melakukan suatu tindakan
- Sebagai suri tauladan dan juga panutan untuk tetap dijalan Allah atau jalan yang benar
Perbedaan Nabi dan Rasul
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa nabi dan rasul banyak terdapat perbedaan namun juga terdapat sebuah persamaan yang diantaranya seperti semua nabi dan rasul itu laki-laki, perilaku nabi dan rasul mulia dan terhindar dari perbuatan tercela atau berdosa serta pemahaman yang sangat tinggi terhadap syariat Allah. Itulah beberapa persamaan antara nabi dan rasul dan berikut perbedaannya.
- Nabi diberikan wahyu oleh Allah dan tidak wajib disampaikan kepada orang banyak atau umatnya sedangkan rasul diberikan wahyu oleh Allah dan wajib untuk menyampaikannya kepada orang banyak atau kepada seluruh umat.
- Seorang nabi belum tentu seorang rasul sedangkan seorang rasul sudah pasti nabi.
- Seorang nabi bertugas menjaga dan meneruskan syariat dari rasul sedangkan rasul merupakan yang membawa syariat baru
- Allah mengutus seorang nabi kepada kaum yang sudah beriman sedangkan rasul diutus Allah kepada kamu kafir atau kaum yang belum beriman
- Nabi memiliki sifat siddiq, amanah dan fathonah sedangkan rasul memiliki sifat siddiq, amanah, fathonah, dan juga tabligh.
- Jumlah nabi lebih banyak dari pada jumlah rasul.
- Ada seorang nabi yang dibunuh oleh kaumnya sendiri sedangkan rasul selalu dilindungi oleh Allah dari percobaan pembunuhan oleh kaumnya atau umatnya sendiri.
Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian nabi dan rasul beserta dengan perbedaannya. Didalam Islam sudah wajib untuk mengimani nabi dan rasul yang juga termasuk dalam 6 rukun iman yang diantaranya yaitu percaya Allah, rasul, kitab, malaikat, kitab, dan juga takdir. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat dan juga menambah wawasan.
seftyna.com
